
Ditulis Tantrayana Waisaka · 2026-04-28
Dr. Mochtar Riady mendirikan kawasan ini supaya makam orang tuanya ada di tempat yang dipersiapkan untuk sepuluh generasi. Bentuknya mengikuti Forest Lawn: taman yang indah dan terawat, bukan deretan nisan yang sesak.
Ini yang membuat saya nyaman merekomendasikannya. Bukan slogannya. Karena yang datang ziarah merasa sedang berjalan di taman.
350 hektar, perawatan dan keamanan 24 jam tanpa iuran. Fakta itu penting. Yang lebih sering mengubah keputusan: berdiri di tepi danau, lalu sadar ziarah di sini seperti berjalan di taman.
Saya sampaikan ini sebagai konteks, bukan juru bicara perusahaan. Putusannya tetap milik keluarga. Saya hanya menemani supaya pilihannya jernih.

